Jumat, 07 Mei 2010

Saving vs Shopping



Bulan ini rencananya mau menstabilkan kondisi finansial yang gonjang-ganjing pasca married. Bingung juga sih, pada kemana uang yang kita saving. Terlalu banyak pos tidak terduga.Termasuk lapar mata :D. Tapi itulah harga yang harus dibayar atas nama pride, menikah dengan usaha sendiri.

Mungkin buat sebagian orang, menikah adalah hajatan bersama, saweran dari saudara dan kerabat. Biasanya sih begitu. Hanya kami memutuskan untuk tidak menerima bantuan finansial dari pihak mana pun. Terlalu banyak stakes di situ. Setidaknya dengan cara ini independensi pernikahan bisa terjaga, tidak ada intervensi, apalagi intimidasi, dari pihak luar. Bukan tidak menghargai tradisi, hanya berusaha sedapat mungkin mencegah timbulnya friksi antar budaya.

Long distance marriage juga mempersulit pemulihan finansial. Setting up 2 household means 2 expenses… kemudian transportasi udara menjadi biaya rutin. Bulan lalu, ada 2 perjalanan udara, 1 kali mengunjungi orangtua. 1 kali ziarah nenek. My hubby juga. Dengan gaji PNS golongan IIIA, ini sudah over capacity. Jangan dibandingkan dengan Gayus, depdiknas tidak seindah depkeu ^_^

Setelah terima salary bulan Mei, langsung bayar tagihan-tagihan rutin, kontrakan rumah, pulsa telepon, tagihan internet, premi asuransi, dan biaya rutin lain. Selanjutnya bertekad untuk mengalokasikan biaya hidup per minggu. Jadi dalam seminggu cuman 1 kali narik uang dari ATM, tiap rabu atau kamis. Cukup g cukup harus cukup! Dana yang ada cuma segitu :(
So far, sampai ni hari, skema finansial masih oke :D


Dialog keuangan keluarga di TV tadi siang memberikan insight, katanya alokasi pengeluaran yang baik itu nabung minimal 10%, cicilan utang maksimal 30%, sisanya dibagi 2 30:30 untuk pengeluaran rutin dan pengaluaran harian. Nabung harus dilakukan di awal bulan, bukan di akhir bulan, karena pasti g nyisa (betul juga :D). Rekeningnya musti terpisah n g perlu pake ATM, atau ATMnya disimpan aja.
Jadi semangat nabung... mau nanya opini hubby dulu :D


Terus iseng-iseng browsing di internet, dan o-ow… godaan datang…

Gimana skema restrukturisasi finansial bisa sukses melawan situs belanja online?
Baru 5 menit sudah nemu boots lucu! wedges imut! lingerie kyut! etc, etc... daftar yang tiada berujung...








(boots lucu.. so irresistible... sigh)
courtesy of www.belanjasepatu.com

1 komentar:

  1. Mantaaaabbb Honey, ayo kita berbelanja sepuasnya .... tapi sebelumnya kita nabung dulu bagaimana? hehehehe

    BalasHapus