Selasa, 29 Juni 2010

a Poem for a Broken Heart

At least once when you're young, you got infatuation, crushed on someone who unfortunately not suitable.

I called it infatuation, crush, not fallen.
I believe love comes once in a lifetime, and it should be shared with the right person.

Love comes when you're mature... when you're ready to embrace it.
Infatuation smooths your way to distinguish the true love you're looking for.
Still, infatuation could hurt you so.


In old days, when my young heart broken and my pride bruised, I often recited this lines...

Setelah beberapa lama
kamu akan mengerti perbedaan tipis
antara menggandeng tangan
dan membelenggu jiwa

Dan kamu akan mengerti
bahwa cinta bukanlah berarti bersandar
dan teman bukan berarti aman

Dan kamu mulai mengerti
bahwa ciuman bukanlah kontrak
dan hadiah bukanlah janji

Dan kamu mulai menerima kekalahanmu
sambil mengangkat kepala dan membuka mata dengan kelapangan seorang dewasa
bukan kesedihan seorang anak

Dan kamu akan belajar
membangun semua jalanmu hari ini
karena tanah hari esok sangat tak pasti
sulit direncanakan

Setelah beberapa lama kamu akan mengerti
bahwa sinar matahari pun akan membakarmu kalau berlebihan

Jadi, tanamilah kebunmu dan hiasilah jiwamu
Jangan menunggu orang lain
membawa bunga untukmu

Dan kamu akan mengerti
bahwa kamu bisa bertahan
Bahwa kamu sebenarnya kuat
Dan kamu sebenarnya berharga

by Veronica A. Shoffstoll



Thank God!
After sometime, I felt better, much better
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar